PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI

  RESUME KE- 10

MATERI       : Menulis itu Mudah

Narasumber  : Prof. Dr.Ngainun Naim

Moderator     : Raliyanti

Gelombang    : 23




Selamat malam, selamat bertemu sahabat bapak /ibu para pegiat literasi, senyumlah selalu dan tetap semangat  dalam menghadapi segala kegalauan hidup, malam ini , kita dikuatkan oleh moderator hebat bapak Prof. Dr. Ngainun Naim, dengan materi, Menulis itu Mudah.

 Materi malam ini membuatku senyum sendiri,  bila kurenung dalam hati kecilku, apa betul menulis itu mudah? Setiap orang memiliki talenta dan kemampun yang berbeda. Ibarat sopir baru belajar mengemudi, kadang jatuh, kadang terseret, bangkit, rasa malu saat dilihat orang, maju dan bangun lagi, begitupun dengan penulis pemula. Kadang stres berpikir , apa yang akan ditulis dan bagaimana memulainya. Pasti setiap kita memiliki pemahaman yang tak sama.

Pendapatku menulis itu suatu proses ; I M,  2 S  ( mudah , sedang, sukar )  ada banyak kriteria dan kategori mudah, sedang, sukar. 

👉 Mudah 

    Bagi yang memiliki keahlian, Seperti bapak dan ibu narasumber serta moderator hebat. Bagi yang         hebat di TIK juga untuk yang tekun membaca , menulis setiap hari

👉Sedang

    Bagi para pegiat literasi yang rajin  baca dan tekun menulis, sudah merupakan komitmen , tiada hari     tanpa membaca dan menulis. Yang terus semangat belajar untuk mencari berbagai pengetahuan untuk     menjadi penulis yang baik

👉Sukar 

     Secara umum bagi  penulis pemula,  saat sakit/ halangan ,juga yang kurang fokus, dan yang lemah         TIK,   serta gangguan     mata karena faktor usia,  juga  bagi yang memiliki banyak kesibukan.

    Dimanakah saya? M1, S2 atau S3? marilah kita saling meneguhkan untuk berjuang untuk mencapai

     1 M  bahwa menulis itu mudah.

 Malam ini Senin 07 Februari 2022 , kita termotivasi dan terinspirasi untuk selalu berpikir yang mudah walaupun yang kita hadapi sangat sukar dan terbatas.

Berikut adalah riwayat singkat Narasumber:



Riwayat Singkat

Prof. Dr. NgainunNaimlahir di Tulungagung pada 19 Juli 1975. Pekerjaansehari-harisebagaiDosen UIN Sayyid Ali RahmatullahTulungagung. Pendidikan dasar diselesaikan oleh Ngainun Naim di SDN Sambidoplang Sumbergempol Tulungagung (1988), kemudian melanjutkan ke MTsN Tunggangri Kalidawir Tulungagung (1991), lalu melanjutkan ke MAN Denanyar Jombang yang ada di PP Mamba’ul Ma’arif (1994). Tahun 1994-1996 melanjutkan studi S-1 di IAIN Sunan Ampel Surabaya. Karena satu dan lain hal, jenjang S-1 diselesaikan di STAIN Tulungagung (1998). Tahun 2000 melanjutkan jenjang magister di Universitas Islam Malang yang diselesaikan pada tahun 2002. Mulai tahun 2007 kuliah S-3 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang diselesaikan pada tahun 2011.

Bagaimana strategi menulis itu Mudah ? 

💞 Ubah pola pikir

     Berpikirlah untuk selalu yakin bahwa menulis itu mudah, karena merupakan pengetahuan,              yang bisa menjadi suatu kesadaran akan menjadi luar biasa.

💞 Berlatih Menulis

    Tanpa berlatih menulis , teori menjadi hampa , seumur hidup tidak pernah akan bisa menulis.         Perlu kedisiplinan dalam menulis. Menulis butuh proses, terus berlatih setiap hari.

💞 Banyak Membaca

    Menulis ibarat mengeluarkan tabungan bacaan yang ada dari otak, jika kurang baca                            pengetahuan menulis sangat terbatas. Membaca untuk memahami dan berekspresi.

💞 Meluangkan waktu

    Menulis dengan hati , selalu semangat ,sabar dan tekun. Perlu mengolah waktu selalu menulis         walaupun sehari menghasilkan satu paragraf.

💞 Rajin mengamati, mencatat, dan mengolah apa yang sudah dicatat menjadi tulisan. Setiap                 kejadian atau peristiwa yang dialami perlu ditulis.

💞 Belajar menulis kepada para penulis.

    Grup pelatihan belajar menulis PGRI  merupakan media belajar untuk berkolaborasi dan                 berinovasi untuk kemajuan dalam dunia pendidikan khususnya bidang literasi.

 Kesimpulan :

Menulislah setiap hari , luangkan waktu untuk selalu membaca dan berlatih menulis setiap hari akan menjadi pengetahuan yang sederhana menjadi luar biasa.

Membiasakan  untuk meluangkan waktu , bukan menunggu waktu luang untuk menulis.

Sekian dan terima kasih , salam literasi.

Komentar

Posting Komentar